Apa itu Keaktifan Belajar

Proses pembelajaran yang dilakukan didalam kelas merupakan aktivitas mentransformasikan pengetahuan, sikap dan pengetahuan. Menurut Martinis Yamin (2010: 78) dengan melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran, berarti guru mengembangkan kapasitas belajar dan potensi yang dimiliki siswa. Hal ini tidak terjadi apabila komunikasi yang baik tidak terjalin antara pengajar dan peserta didik.

Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dapat merangsang dan mengembangkan bakat yang dimiliki oleh siswa, berfikir kritis dan dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Sagala (2006:124-134), keaktifan jasmani maupun rohani itu meliputi antara lain:

  1. Keaktifan indera : pendengaran, penglihatan, peraba dan lain-lain. Murid harus dirangsang agar dapat menggunakan alat inderanya sebaik mungkin.
  2. Keaktifan akal : akal anak-anak harus aktif atau diaktifkan untuk memecahkan masalah, menimbang-nimbang, menyusun pendapat dan mengambil keputusan.
  3. Keaktifan ingatan : pada waktu mengajar, anak harus aktif menerima bahan pengajaran yang disampaikan guru dan menyimpannya dalam otak, kemudian pada suatu saat ia siap mengutarakan kembali.
  4. Keaktifan emosi : dalam hal ini murid hendaklah senantiasa berusaha mencintai pelajarannya.

Menurut Sudjana (1988:72), mengemukakan keaktifan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar dapat dilihat dalam :

  1. Turut serta dalam melaksanakan tugas belajarnya.
  2. Terlibat dalam pemecahan masalah.
  3. Bertanya kepada siswa lain atau guru apabila tidak memahami persoalan yang dihadapinya.
  4. Berusaha mencari berbagai informasi yang diperlukan untuk memecahkan masalah.
  5. Melatih diri dalam memecahkan masalah atau soal.
  6. Menilai kemampuan dirinya dan hasil-hasil yang diperoleh.

Menurut Paul. B. Diedrich dalam Rohani (1991:8-9) mengklasifikasikan aktifitas menjadi :

  1. Visual activities, seperti : membaca, melihat gambar, percobaan, mengamati pekerjaan orang lain.
  2. Oral activities, seperti : menyatakan, merumuskan, bertanya, memberi saran, diskusi.
  3. Listening activities, seperti : mendengarkan uraian, percakapan, musik, pidato.
  4. Writing activities, seperti : menulis, keterangan, laporan.
  5. Drawing activities, seperti : menggambar, membuat grafik, peta, diagram.
  6. Motor activities, seperti : melakukan percobaan, membuat konstruksi.
  7. Mental activities, seperti : menanggapi, mengingat-ingat, memecahkan soal, menganalisa, melihat hubungan, mengambil keputusan.
  8. Emotional activities, seperti : menaruh minat, merasa bosan, gembira, bersemangat, bergairah, berani, tenang, dan gugup.

Melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran Matematika sangat penting, karena dalam pelajaran Matematika banyak kegiatan pemecahan masalah yang menuntut kreativitas siswa aktif. Siswa sebagai subyek didik adalah yang merencanakan dan ia sendiri yang melaksanakan belajar.

Untuk menarik keterlibatan siswa dalam pembelajaran guru harus membangun hubungan baik yaitu dengan menjalinan rasa simpati dan saling pengertian. Membina hubungan baik bisa mempermudahkan pengelolaan kelas dan memperpanjang waktu.

Menurut Mc Keachie dalam Dimyati yang dikutip dalam Martinis (2010: 75) mengemukakan 6 aspek keaktifan siswa:

  • Partisipasi siswa dalam menetapkan tujuan kegiatan pembelajaran.
  • Tekanan pada aspek apektif dalam belajar.
  • Partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, terutama yang berbentuk interaksi antar siswa.
  • Kekompakan kelas sebagai kelompok belajar.
  • Kebebasan belajar yang diberikan kepada siswa, dan kesempatan unutk berbuat serta mengambil keputusan penting dalam proses pembelajaran.
  • Pemberian waktu unutk mananggulangi masalah pribadi siswa, baik berhubungan maupun tidak berhubungan dengan pembelajaran.

Aktivitas tidak hanya dimaksudkan pada jasmani saja, melainkan juga aktivias rohani. Seorang anak berpikir sepanjang ia berbuat. Tanpa perbuatan anak tidak benpikir. Agar anak berpikir sendiri, berikan ia kesempatan untuk berbuat sendiri.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!