Pengertian Model Pembelajaran

Pengertian Model Pembelajaran

Model pembelajaran (Suyitno 2007) ialah suatu pola atau langkah-langkah pembelajaran eksklusif yang diterapkan supaya tujuan atau kompetensi asal hasil belajar yang diharapkan akan cepat bisa dicapai menggunakan lebih efektif dan  efisien.

model pembelajaran diartikan juga sebagai prosedur sistematis pada mengorganisasikan  pengalaman  belajar  buat  mencapai  tujuan  belajar.  Jadi,  sebenarnya model pembelajaran mempunyai arti yang sama menggunakan pendekatan atau strategi pembelajaran. ketika  ini  telah  banyak  dikembangkan  berbagai  macam  model  pembelajaran,  berasal  yang sederhana sampai model yang agak kompleks serta rumit karena memerlukan poly indera bantu pada penerapannya.

Seorang guru (Sardiman 2004 ) diperlukan mempunyai motivasi dan  semangat pembaharuan dalam proses pembelajaran yang dijalaninya. dari Sardiman, pengajar yang kompeten artinya pengajar yang bisa mengelola acara belajar-mengajar. Mengelola pada sini mempunyai arti yang luas yang menyangkut bagaimana seorang guru mampu menguasai keterampilan dasar mengajar, mirip membuka dan  menutup pelajaran, menyebutkan, menvariasi media, bertanya, memberi penguatan,  serta  sebagainya,  juga  bagaimana  pengajar  menerapkan  seni manajemen,  teori  belajar  serta

pembelajaran, serta melaksanakan pembelajaran yang aman. Pendapat serupa dikemukakan oleh (Colin Marsh 1996) yang menyatakan bahwa pengajar harus memiliki kompetensi mengajar, memotivasi peserta didik, menghasilkan model instruksional, mengelola kelas, berkomunikasi, merencanakan pembelajaran, dan  mengevaluasi. semua kompetensi tadi mendukung keberhasilan pengajar dalam mengajar. Setiap guru wajib  mempunyai kompetensi adaptif terhadap setiap  perkembangan  ilmu  pengetahuan  serta  kemajuan  pada  bidang  pendidikan,  baik  yang menyangkut  perbaikan  kualitas  pembelajaran  maupun  segala  hal  yang  berkaitan  menggunakan peningkatan prestasi belajar peserta didiknya.

terdapat beberapa model pembelajaran yangg bisa dipergunakan pengajar, contohnya pembelajaran eksklusif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis di duduk perkara, pembelajaran yang berbasis kompetensi, pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual, belajar tuntas, konstruktivisme, serta sebagainya.

Amin Suyitno. 2007. Pemilihan Model-model Pembelajaran dan Penerapannya di SMP. Semarang: Jurusan Matematika FMIPA UNNES, hlm. 1

Sardiman. 2004. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Perss. 165

Colin Marsh. 1996. Handbook for beginning teachers. Sydney : Addison Wesley Longman Australia Pry Limited, hlm. 10

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!