Langkah-langkah Model Pembelajaran Tutor Sebaya

Adapun langkah-langkah dari penerapana model pembelajaran tutor sebaya adalah sebagai berikut[1]:

  1. Pra kegiatan pembelajaran

a) Melakukan seleksi kepada siswa yang akan menjadi tutor sebaya

Pemilihan tutor sebaya ini dilakukan oleh peneliti dan juga dibantu oleh guru mata pelajaran Matematika dengan pengamatan dan perbandingan nilai Matematika siswa. Tutor yang terpilih adalah siswa yang memiliki kemampuan akademik yang terbaik.

b) Kelompok yang menjadi tutor diberi penjelaskan terlebih dahlu setelah jam pulang sekolah

Pemberian materi mengenai materi yang akan dijelaskan besok yaitu mengenai segitiga dan segiempat. Materi ini dijelaskan kepada para tutor terpilih setelah jam pulang sekolah, hal ini dilakukan agar para tutor lebih siap dan menguasai materi dan juga tidak mengurangi jam pelajaran di kelas.

  1. Pelaksanaan pembelajaran

a) Guru membagi anggota kelompok teman sebaya

Pembagian anggota kelompok teman sebaya dibagi secara acak dengan jumlah satu kelas sebanyak 35. Kemudian yang diambil menjadi tutor adalah 8 siswa. Sisanya yang 27 siswa dibagi menjadi 8 kelompok dengan jumlah anggota 4-5 siswa dalam setiap kelompoknya.

b) Guru menempatkan masing-masing tutor kedalam kelompok

Setelah kelompok dibagi lalu guru menempatkan  tutor sebaya pada tiap-tiap kelompok. Masing-masing kelompok mendapat satu tutor sebaya.

c) Guru menjelaskan maksud dan tujuan pembagian kelompok dalam proses pembelajaran yang akan dilaksanakan

Maksud  dan  tujuan  dari  pembelajaran  berkelompok  dengan  satu  tutor  di dalamnya   adalah apabila ada siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran, maka hendaknya bertanya terlebih dahulu kepada teman yang ditunjuk menjadi tutor dalam kelompoknya, dan sebagaimana para tutor hendaknya membantu menjelaskan materi yang belum dimengerti oleh teman sebayanya.

d) Perwakilan dari kelompok menjelaskan materi yang dipelajari

Materi  yang  dijelaskan  yaitu  mengenai  segitiga  dan  segi  empat. Penjelasan materi ini diberikan kepada semua siswa termasuk para tutor.

e) Guru memberi tugas pada setiap kelompok

Setelah materi dijelaskan kemudian guru memberikan tugas kelompok kepada masing kelompok untuk dikerjakan secara bersama-sama.

Pada tahap ini guru memperhatikan para siswanya yang sedang belajar, seperti mengamati interaksi antara teman sebaya dengan tutor sebaya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kesulitan yang dialami para tutor sebaya dalam menjelaskan kepada temannya dan juga peran aktif siswa kepada kelompoknya.

f) Mengoreksi hasil akhir pekerjaan siswa dan menyimpulkan materi yang telah dijelaskan

Setelah tugas selesai dikerjakan maka hasil dikoreksi secara bersama-sama.

g) Memberiak reward kepada kelompok yang mendapat hasil terbaik

Pemberian hadiah diberikan untuk salah satu kelompok yang pada tahap akhir memiliki hasil kinerja terbaik dan juga tepat waktu dalam penyelesaian tugas yang diberikan.

h) Memberikan reward kepata tutor terbaik

Pemberian hadiah kepada tutor terbaik yaitu diberikan kepada tutor yang memenuhi kriteria tugas yang sudah ditetapkan.

[1] Mel Silberman. 1996. Active Learning: 101 Strategies to Teach Any Subject. America: United States America. hlm. 165

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!