Pengertian Model Pembelajaran Generatif Menurut Ahli

MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF

Model pembelajaran generatif merupakan perkembangan dari teori belajar konstruktifisme, dimana teori konstruktifisme adalah sebuah teori dalam pelaksanaan pembelajaran yang membina pengetahuan secara aktif oleh seseorang yang berfikir. Para penganut teori ini berpendapat bahwa untuk membangun suatu pengetahuan baru, peserta didik akan menyesuaikan informasi baru atau pengetahuan uang disampaikan guru dengan pengetahuan atau pengalaman yang telah dimilkinya melalui interaksi sosial dengan peserta didik lain atau dengan gurunya.(Ella Yulaelawati, 2004, Hal:53)
Hal ini disebabkan karena dalam pandangan mereka peran siswa bukanlah hanya sebgai objek penerima ilmu pengetahuan yang diberikan oleh guru, melainkan berperan pula sebagai subjek pelaku proses pendidikan yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang berbeda setiap individunya. Oleh karenanya guru sebagai pendidik tidak dapat mengabaikan pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki oleh siswa sebelumnya.
Menurut Schuman (1996), konstruktif dikemukakan dengan dasar pemikiran bahwa semua orang membangun pandangannya terhadap dunia melalui pengalaman individual atau skema. Konstruktif menekankan pada menyiapkan peserta didik untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam situasi yang tidak tentu atau ambigus.
Sedangkan Merill (1991) dan Smorgansbord (1997) menyatakan beberapa hal tentang konstruktif, yaitu:
-Pengetahuan dibangun berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang telah ada sebelumnya.
-Belajar adalah merupakan penafsiran personal tentang dunia.
-Belajar merupakan proses yang aktif di mana makana dikembangkan berdasarkan pengalaman.
-Pengetahuan tumbuh karena adanya perundingan (negosiasi) makna melalui berbagai informasi atau menyepakati suatu pandangan dalam berinteraksi atau bekerja sama dengan orang lain.
-Belajar harus disituasikan dalam latar (setting) yang realistik, penilaian harus terintegrasi dengan tugas dan bukan merupakan kegiatan yang terpisah. (Ella Yulaelawati, 2004. Hal: 54)
Dunia pendidikan terus berkembang setiap waktu, begitu juga dengan teori pembelajaran. Pada perkembangannya teori pembelajaran konstruktifis pun berkembang sesuai dengan kebutuhan. Diantaranya adalah Model Penomenologi (phenomenological Models) yang dikemukakan oleh Martin Ryder sebagai kognitif konstruktif dengan pendekatan Posmodern. Pendekatan ini menekankan pada pengalaman – pengalaman pemrosesan informasi yang perlu diupayakan dalam kegiatan belajar peserta didik. Didalamnya dikupas berbagai macam model pembelajaran, diantaranya adalah pembelajaran generatif.
Pembelajaran Generatif (PG) merupakan terjemahan dari Generative Learning (GL). Model pembelajaran ini dikemukakan oleh Osborne dan Wittrock pada tahun 1985. Pembelajaran generatif merupakan suatu model pembelajaran yang menekankan pada pengintegrasian secara aktif pengetahuan baru dengan menggunakan pengetahuan yang sudah dimiliki siswa sebelumnya, maka pengetahuan baru itu akan diuji dengan cara menggunakannya dalam menjawab persoalan atau gejala yang terkait. Jika pengetahuan baru itu berhasil menjawab permasalahan yang dihadapi, maka pengetahuan baru itu akan disimpan dalam memori jangka panjang.
Model pembelajaran generatif merupakan suatu pembelajaran yang di dalamnya menerapkan bagaimana seseorang siswa membangun pengetahuan dalam pikirannya, seperti membangun ide tentang suatu fenomena atau membangun arti untuk suatu istilah dan juga membangun strategi untuk sampai pada suatu penjelasan tentang pertanyaan bagaimana dan mengapa.

 

Referensi:

Silahkan komen 🙂

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!