Cara Mudah dan Praktis Menghitung Validitas Secara Manual

Uji validitas merupakan prasyarat instrumen data penelitian sebelum diujikan kepada sampel penelitian. Validitas salah satu rangkaian dalam uji coba instrumen data penelitian. Dalam uji coba penelitian bukan hanya uji validitas saja, melainkan ada uji reliabilitas, uji daya pembeda dan uji indeks kesukaran.

Uji validitas menduduki urutan pertama dalam uji coba instrumen data penelitian. Oleh sebab itu, instrumen penelitian haruslah valid terlebih dahulu sebelum dilakukan uji reliabilitas, daya pembeda dan indeks kesukaran. Soal yang valid merupakan soal yang dapat memberikan keterangan data yang valid dari sampel penelitian. Peneliti / mahasiswa hendaknya membuat soal atau instrumen penelitian yang dapat lolos saat di uji validitasnya.

Salah satu cara yang digunakan untuk menguji validitas adalah menggunakan software SPSS. SPSS dapat secara mudah dan cepat memberikan hasil perhitungan validitas tiap butir soal. Software lainnya yang biasa digunakan untuk uji validitas adalah Anates. Namun alangkah baiknya, kita belajar juga cara menghitung validitas butir soal secara manual berbantuan excel.

Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba sharing bagaimana membuat perhitungan manual uji validitas secara mudah dan praktis menggunakan excel. Silakan perhatikan cara atau langkah-langkah uji validitas menggunakan excel di bawah ini:

1.Pertama silahakan buka excel terlebih dahulu

Di baris kesatu ketik judul terlebih dahulu dan kosongkan baris kedua

Di baris ketiga isi dengan judul tabel, seperti judul siswa dan nomor soal hingga total skor. Sebagai contoh buatlah sebanyak 10 kolom soal dan 15 baris untuk responden. Lebih jelasnya cek gambar di bawah ini

2. Selanjutnya pada kolom P , buatlah tabel baru yaitu hasil kali kolom soal pertama dengan kolom skor total (atau X dikali Y). Karena soal kesatu dan siswa kesatu ditandai denga B5 dan baris total untuk skor nomor 1 adalah L5 maka rumusnya adalah =B5*$L$5. Jangan lupa beri tanda $ kemudian tarik ke bawah (jangan ke kanan) hingga ke baris siswa ke15. Lakukan hal serupa untuk soal kedua hingga kesepuluh.

3. Buatlah kolom baru di samping kanan setelah kolom pada langkah kedua di atas. Kolom ini di mulai dari kolom AB hingga kolom AK. Pada langkah ketiga ini adalah menghitung X kuadrat kemudian dijumlahkan. Sebagai contoh soal kesatu untuk siswa kesatu dengan rumus B5^2. Soal kedua untuk siswa kesatu adalah C6^2. Soal kedua untuk siswa kedua adalah B6^2 dan seterusnya.

4. Langkah keempat ini adalah langkah terakhir sehingga perlu konsentrasi yang tinggi. Hati-hati untuk menuliskan rumusnya. Perhatikan baik-baik rumus di bawah ini.

Pada baris B20 isi dengan rumus =sum(B5:B19) dan tarik ke kanan hingga kolom L.

L21 (422) isi dengan rumus =sum(L5:L19)

B25 (1849) isi dengan rumus =B20^2 kemudian tarik ke kanan

B26 (145) isi dengan rumus =AB20 dan L26 rumusna =Sum(B26:K26)

Total keseluruhan tiap rumus dapat dilihat mulai dari kolom M21 hingga M35.

Cukup sekian tutorian cara mudah dan praktik menghitung uji validitas manual menggunakan excel. Semakin banyak mencoba maka semakin menjadi mahir. Jangan menyerah untuk mencoba. Semangat belajar…

Ingat coba dahulu yaa

yang ingin download hasil karya saya menghitung rumus uji validitas dengan excel yang sama persis dengan yang di atas silakan download.  (Password silakan komen dulu)

Jangan lupa share dan komen

 

8 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!