Pengertian Metode Pembelajaran Inquiry berorientasi Discovery

Metode Pembelajaran Inquiry berorientasi Discovery Pengertian Metode Pembelajaran inquiry Berorientasi Discovery Sund, yang dikutip oleh Suryosubroto dalam Trianto (2010: 166) menyatakan bahwa discovery merupakan bagian dari inquiry atau inquiry merupakan perluasan dari proses discovery yang digunakan lebih mendalam. Inkuiri yang dalam bahasa Inggris Inquiry, berarti pertanyaan atau pemeriksaan, penyelidikan. Inkuiri sebagai suatu proses umum yang

Pengertian Metode Demonstrasi

Metode demonstrasi merupakan metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekadar tiruan.   Sebagai   metode   penyajian,   demonstrasi   tidak   terlepas   dari penjelasan secara lisan oleh guru (http://education-mantap.blogspot.com /2010/05/metode-demonstrasi.html). Menurut Hamdani (2011:269), metode demonstrasi adalah suatu cara mengajar dengan mempertunjukan cara kerja suatu benda. Sanjaya (2011:152), juga

Langkah-langkah Metode Pembelajaran Inquiry berorientasi Discovery

Langkah-langkah Metode Pembelajaran Inquiry berorientasi Discovery Menurut Bruce Joice dan Massha Will (Iru dan Arihi, 2012: 20-21) ada lima tahap pelaksanaan yang berangkat dari fakta sampai terjadinya suatu teori. Guru memberikan masalah dan menjelaskan prosedur pelaksanaan inkuiri kepada siswa. Guru harus menjelaskan tentang tujuan dan proses pelaksanaan inkuiri ddengan “yes and no questions” artinya pertanyaan

Keunggulan Metode Pembelajaran Inquiry berorientasi Discovery

Keunggulan Metode Pembelajaran Inquiry berorientasi Discovery Keunggulan menurut Dahar (Hamdani, 2011: 182-183): Pengetahuan itu bertahan lama atau dapat diingat dalam waktu lama dan lebih mudah diingat apabila dibandingkan dengan pengetahuan yang dipelajari dengan cara-cara lain; Hasil belajar mempunyai efek transfer yang lebih baik daripada hasil belajar lainnya. Dengan kata lain, konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang dijadikan

Pengertian Kompetensi Sosial

Menurut Mulyasa menjelaskan kompetensi adalah perpaduan dari pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak.[1] Dalam Kamus Lengkap Bahasa Indonesia mengartikan kompetensi adalah kewenangan atau kekuasaan untuk menentukan sesuatu hal.[2] Menurut UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 1 ayat (10) disebutkan “kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan

Pengertian Efektivitas

Kata efektif berasal dari bahasa inggris yaitu effective yang berarti berhasil atau sesuatu yang dilakukan berhasil dengan baik. Kamus ilmiah popular mendefinisikan efektivitas sebagai ketepatan penggunaan, hasil guna atau menunjang tujuan. Efektivitas merupakan unsur pokok untuk mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditentukan di dalam setiap organisasi, kegiatan atau program (Huvat, 2015:80). Efektivitas secara umum

Macam-macam Motivasi

Menurut Mahmud (2005: 98) motivasi dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ektrinsik. Sedangkan menurut Wena dalam (Rojab, 2015: 17) menjelaskan bahwa motivasi instrinsik adalah suatu keinginan yang timbul dari faktor dalam individu. Dalam konteks belajar mengajar siswa yang termotivasi secara instrinsik dapat dilihat dari aktifitas yang tekun dalam mengerjakan tugas-tugas belajar

Pengertian E-book (Buku Digital) Menurut Ahli

  Buku digital atau e-book menurut Supriyadi (2013:55) merupakan sebuah publikasi yang terdiri dari teks, gambar, video, maupun suara dan diterbitkan dalam bentuk digital yang dapat dibaca di komputer maupun perangkat elektronik lainnya. Sedangkan menurut Megabella dalam Yani (2014:11) e–book (dalam bahasa Indonesia disebut buku elektronik) seringkali disebut electronic book, merupakan versi digital dari sebuah

Karakteristik Metode Pembelajaran Inquiry berorientasi Discovery

Ada beberapa hal yang menjadi ciri utama diantaranya  adalah sebagai berikut (Sanjaya, 2008): Strategi inkuiri menginginkan siswa untuk bekerja secara maksimal dengan tujuan sebagai proses mencari dan menemukan pemahaman suatu teori. Dengan kata lain, siswalah yang langsung menjadi subjek pembelajaran sehingga siswa bukan sebagai penerima pelajaran yang diberikan guru melainkan juga aktif mencari inti teori

Teori dan Pengertian Kemampuan Berpikir Statistik

Kemampuan Berpikir Statistik Britz et al (1996) menetapkan Teori Pengetahuan Deming sebagai sumber asli dari definisi tentang berpikir statistik. Pengetahuan mendalam memiliki 4 bagian, yaitu 1) Apresiasi untuk sistem; 2) Pengetahuan tentang variasi; 3) Pengetahuan teori; dan 4) Psikologi. Selanjutnya Britz et al (1996) mengatakan bahwa : Ada 3 prinsip dari berpikir statistik, yaitu :
error: Content is protected !!